Author: Jovie, Blogger Indonesia
•Saturday, December 22, 2012
Seperti yang marak terjadi saat-saat ini, bahwa Bayi bisa hilang sewaktu dalam kandungan apakah itu benar?. Untuk daerah-daerah pedesaan di Indonesia, ataupun di daerah yang mempunyai adat-istiadat+kepercayaan kuat kepada hal-hal ghoib seperti Bali dan Jawa timur, hal ini katanya ada hubungannya dengan Makhluk halus yang menginginkan bayi tsb. Jadi, ada makhluk halus yang mencuri bayi tersebut dari kandungan sang Ibu. Duh, serem amat? Benarkah itu?

Meskipun, gak dipungkiri hal ghaib itu ada di dunia ini dan manusia harus mempercayai hal-hal ghoib, namun harus diakui bahwa kita hidup di dunia nyata bukan di dunia ghoib, jadi saya akan membahas bahwa Bayi hilang dalam kandungan secara Logika aja agar Anda yang sempat membaca tulisan ini tidak tersugesti terlalu dalam dengan hal-hal Ghoib biar gak parno :D.

Oh ya, sebelum menulis lebih lanjut kayaknya perlu membaca posting yang pernah saya tulis mengenai "Pemindahan Janin" yang sebenarnya hanya "Skenario Para Dukun" doank, jadi pemindahan janin dari rahim satu ke rahim lain itu tidak ada. So, bagaimana dengan Janin yang hilang? atau Bayi hilang dalam kandungan sang Ibu? Yuk, kita tilik dari segi kedokteran (karena kemaren smpt nonton WARNA di Trans7), kira-kira seperti dibawah ini :

Janin hilang atau Bayi yang hilang dalam kandungan sang Ibu sebenarnya tidak ada, jadi sebenarnya hal ini adalah 'Kehamilan Palsu" jadi sang Ibu akan mengalami mual, morning sickness, perutnya membesar, dsb layaknya orang hamil tapi jika di USG janin tersebut sebenarnya tidak ada, hal tersebut terjadi karena obsesi dari sang Ibu yang menginginkan kehamilan, maka dia akan mengalami hal-hal layaknya orang hamil. Cuma yang jadi masalah, sebagian besar orang di desa-desa agak takut untuk USG.

So, buat teman-teman yang sedang asyik ngomongin soal Bayi hilang di dalam kandungan karena dicuri makhluk halus, diambil leak (di Bali) atau dibunuh oleh orang yang tidak menyukai sang Ibu hamil (melalui dukun) itu tidak benar. SEjak kehamilan sudah berusia 4 bulan sebaiknya diperiksakan ke dokter/bidan supaya dicek detak jantung si jabang bayi, dan USG setelah 6bulan untuk melihat posisi bayi dan keadaan bayi.

Menurut suami saya (yang bisa melihat hal-hal yang tidak bisa dilihat oleh mata biasa, dan tahu hal-hal Ghaib), Suami saya bilang bahwa : Manusia adalah makhluk yang derajatnya lebih tinggi dibanding makhluk lain, Jin (makhluk halus) hanya bisa mengganggu manusia tapi Jin tidak bisa membunuh manusia,

Jadi tidak mungkin kan, jin mencuri bayi di kandungan manusia. Bagaimana menurut anda? Jika setelah baca tulisan saya diatas, Anda masih berkeyakinan bahwa Bayi yang hilang dalam kandungan dicuri makhluk halus...Terserah Anda, saran saya sebaiknya kita yang hidup di dunia nyata pikirkanlah yang nyata, hidup bahagia dengan keluarga, kerja secara normal, dan menyayangi orang-orang sekitar kita secara nyata. Jika, kita banyak tersugesti dengan hal-hal Ghaib maka hidup kita tidak akan tenang. Peace :)

Related Posts by Categories




Photobucket
This entry was posted on Saturday, December 22, 2012 and is filed under , , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.
Post a Comment